4 Token Unlock Terbaru Minggu Ini, Ada Kripto Apa Saja?

Kointech.info – Memasuki minggu ketiga September 2026, pasar kripto kembali menghadapi sejumlah agenda penting yang berpotensi memengaruhi dinamika pasokan aset digital. Salah satu agenda yang patut diperhatikan adalah token unlock, yaitu proses pelepasan token yang sebelumnya dikunci berdasarkan mekanisme vesting atau jadwal distribusi tertentu.

Pada periode 14 hingga 17 September 2026, terdapat empat aset kripto yang masuk dalam jadwal token unlock, yakni Starknet (STRK), Connex (CONX), ZTX, dan Cronos (CRO). Keempat proyek tersebut memiliki jumlah token yang akan dilepas, nilai, persentase suplai, serta penerima alokasi yang berbeda.

Dari daftar tersebut, Cronos (CRO) menjadi aset dengan nilai token unlock paling besar. Berdasarkan data Tokenomist dan CoinMarketCap yang tersedia pada 14 September 2026, nilai token CRO yang dijadwalkan terbuka mencapai sekitar US$66,86 juta.

Sementara itu, Starknet dan Connex sama-sama dijadwalkan melakukan token unlock pada 15 September. ZTX menyusul pada 16 September, sebelum Cronos menutup rangkaian unlock pada 17 September.

Lantas, apa saja token yang akan mengalami pelepasan pasokan minggu ini dan seberapa besar dampaknya terhadap pasar kripto?

Baca Juga:

Bitcoin Pulih Mendekati $79.000, Zcash Cetak Aset ETF Lebih dari $500 Juta

Apa Itu Token Unlock dalam Pasar Kripto?

Sebelum membahas jadwalnya, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan token unlock.

Token unlock adalah proses pelepasan aset kripto yang sebelumnya dikunci dan belum dapat beredar secara bebas di pasar. Penguncian tersebut umumnya merupakan bagian dari mekanisme tokenomics dan vesting yang diterapkan proyek untuk mengatur distribusi token dari waktu ke waktu.

Token dapat dikunci untuk berbagai alasan. Misalnya, token dialokasikan kepada tim pengembang, investor awal, penasihat, komunitas, treasury, foundation, maupun program penghargaan ekosistem. Dengan menggunakan jadwal vesting, proyek dapat menghindari pelepasan seluruh pasokan dalam waktu bersamaan.

Ketika periode penguncian berakhir, sebagian token kemudian menjadi tersedia sesuai jadwal yang telah ditentukan. Peristiwa inilah yang dikenal sebagai token unlock.

Namun, perlu dipahami bahwa token yang sudah unlock tidak otomatis berarti token tersebut langsung dijual ke pasar.

Token yang dilepas dapat tetap disimpan oleh penerimanya, digunakan untuk operasional ekosistem, diberikan kepada komunitas, dialokasikan untuk program tertentu, atau baru dijual kemudian. Oleh karena itu, investor sebaiknya tidak menganggap setiap token unlock sebagai sinyal pasti bahwa harga akan mengalami penurunan.

Meski demikian, token unlock tetap penting diperhatikan karena dapat mengubah jumlah suplai yang tersedia dan berpotensi memengaruhi keseimbangan antara permintaan dan penawaran.

Jadwal Token Unlock Terbaru 14-17 September 2026

Berdasarkan data Tokenomist dan CoinMarketCap pada 14 September 2026, terdapat empat aset yang dijadwalkan mengalami token unlock dalam rentang 14 hingga 17 September.

Berikut rangkumannya:

Aset Tanggal Unlock Jumlah Token Estimasi Nilai
Starknet (STRK) 15 September 2026 127 juta STRK US$3,93 juta
Connex (CONX) 15 September 2026 1,32 juta CONX US$13,26 juta
ZTX 16 September 2026 206,59 juta ZTX US$3.300
Cronos (CRO) 17 September 2026 1,16 miliar CRO US$66,86 juta

Data tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang cukup besar antara jumlah token dan nilai dolar masing-masing unlock. Karena harga setiap aset berbeda, jumlah token yang besar tidak selalu berarti nilai pelepasannya juga besar.

Berikut penjelasan masing-masing aset.

1. Starknet (STRK) Dijadwalkan Unlock 15 September

Starknet (STRK) menjadi salah satu aset yang dijadwalkan mengalami token unlock pada 15 September 2026.

Berdasarkan data yang tersedia, sekitar 127 juta token STRK dijadwalkan dibuka dengan estimasi nilai sekitar US$3,93 juta.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 3,48 persen dari released supply. Token unlock tersebut berasal dari dua alokasi yang berbeda.

Sebelum jadwal pelepasan ini, data menunjukkan sekitar 3,65 miliar STRK dari total maksimum 10 miliar STRK telah dirilis. Dengan demikian, sekitar 36,47 persen dari total pasokan STRK telah berada dalam status released supply.

Jika jadwal pelepasan 127 juta STRK terealisasi, jumlah token yang beredar atau telah dirilis akan kembali bertambah. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat diperhatikan oleh pelaku pasar yang sedang memantau perubahan tokenomics Starknet.

Akan tetapi, terdapat satu hal penting yang perlu diperhatikan. Pada data yang menjadi acuan artikel ini, jadwal token unlock STRK masih memiliki status “pending verification”.

Artinya, informasi tersebut belum sepenuhnya dianggap final oleh penyedia data. Tanggal, jumlah, atau detail lainnya masih dapat berubah apabila terdapat pembaruan informasi.

Karena itu, investor sebaiknya melakukan pengecekan ulang terhadap data token unlock Starknet sebelum mengambil keputusan investasi berdasarkan informasi tersebut.

2. Connex (CONX) Akan Unlock pada 15 September

Selain Starknet, Connex (CONX) juga masuk dalam daftar token unlock pada 15 September 2026.

Baca juga  3 Kripto Utama Mulai Menguat, Momentum Baru Dimulai?

Data terbaru menunjukkan sekitar 1,32 juta token CONX dijadwalkan untuk dilepas dengan estimasi nilai mencapai US$13,26 juta.

Dari sisi persentase, jumlah tersebut setara dengan sekitar 1,41 persen dari released supply dan berasal dari dua alokasi.

Sebelum unlock berikutnya, sebanyak 93,89 juta CONX dari total pasokan 100 juta CONX telah dirilis. Dengan demikian, sekitar 93,89 persen dari total pasokan CONX telah terbuka.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa sebagian besar pasokan Connex sudah masuk dalam tahap released supply. Token unlock yang dijadwalkan pada 15 September dapat dipandang sebagai bagian lanjutan dari proses distribusi menuju pelepasan keseluruhan pasokan yang tercatat.

Namun, sama seperti STRK, data token unlock CONX juga masih tercantum dengan status “pending verification”.

Oleh sebab itu, angka 1,32 juta CONX serta tanggal 15 September sebaiknya tidak dianggap sebagai informasi yang tidak dapat berubah. Pelaku pasar tetap perlu memantau pembaruan dari sumber data terkait.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah nilai unlock CONX yang secara nominal lebih besar daripada STRK meskipun jumlah token yang dilepas jauh lebih sedikit. Hal tersebut terjadi karena harga masing-masing aset berbeda.

3. ZTX Dijadwalkan Unlock pada 16 September

Sehari setelah Starknet dan Connex, giliran ZTX yang masuk dalam agenda token unlock.

Pelepasan token ZTX dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 16 September 2026. Berdasarkan data yang tersedia, sekitar 206,59 juta token ZTX akan dibuka.

Jika dilihat dari jumlah unit, angka tersebut cukup besar karena mencapai lebih dari 200 juta token. Namun, dari sisi nilai dolar, estimasinya jauh lebih kecil, yakni sekitar US$3.300.

Token yang dilepas tersebut setara dengan sekitar 2,07 persen dari maximum supply.

Perbedaan antara jumlah token yang sangat besar dan nilai dolar yang relatif kecil menunjukkan mengapa investor tidak seharusnya hanya melihat jumlah unit token ketika menilai sebuah token unlock. Harga pasar token dan persentase terhadap total suplai juga perlu diperhitungkan.

Token unlock ZTX juga menarik karena pelepasannya mencakup lima alokasi berbeda. Kelima alokasi tersebut terdiri dari:

  • ZTX Foundation Treasury
  • Community Fund
  • Core Team
  • ZEPETO
  • X2E Rewards

Struktur distribusi tersebut menunjukkan bahwa token yang unlock tidak berada pada satu kelompok penerima saja.

Hal ini penting karena token yang diberikan kepada treasury, komunitas, tim, maupun program rewards dapat memiliki tujuan penggunaan yang berbeda. Sebagian token dapat digunakan untuk pengembangan ekosistem dan kebutuhan operasional, sementara sebagian lainnya mungkin tetap disimpan oleh penerima.

Dengan kata lain, token unlock tidak sama dengan token yang langsung masuk ke crypto exchange dan kemudian dijual.

Meskipun demikian, perubahan jumlah token yang telah dirilis tetap menjadi indikator penting untuk memantau kondisi tokenomics dan potensi perubahan suplai di pasar.

4. Cronos (CRO) Menjadi Token Unlock Terbesar pada 17 September

Dari empat aset yang masuk dalam jadwal token unlock minggu ini, Cronos (CRO) menjadi yang paling menonjol dari sisi nilai pelepasan.

Cronos dijadwalkan melakukan token unlock pada Kamis, 17 September 2026.

Berdasarkan data yang tersedia, sekitar 1,16 miliar CRO dijadwalkan terbuka dengan estimasi nilai mencapai US$66,86 juta.

Nilai tersebut jauh lebih besar dibandingkan estimasi nilai unlock STRK, CONX, maupun ZTX dalam daftar periode ini.

Dari sisi persentase, jumlah token yang dilepas setara dengan sekitar 1,17 persen dari maximum supply dan berasal dari satu alokasi.

Besarnya nilai nominal menjadi alasan utama mengapa token unlock CRO layak mendapatkan perhatian lebih besar pada pekan ini.

Meskipun persentase terhadap maximum supply relatif kecil, nilai pelepasan yang mencapai puluhan juta dolar tetap dapat menjadi faktor yang diperhatikan pelaku pasar, terutama apabila sebagian token tersebut kemudian dipindahkan atau digunakan untuk aktivitas yang meningkatkan suplai efektif di pasar.

Namun, sekali lagi, unlock bukan berarti seluruh 1,16 miliar CRO akan langsung dijual.

Dampak aktual terhadap harga akan bergantung pada apa yang dilakukan oleh pihak penerima token setelah aset tersebut dibuka. Jika token tetap disimpan atau digunakan untuk kebutuhan ekosistem, tekanan jual mungkin berbeda dibandingkan skenario ketika sebagian besar token masuk ke pasar.

Apakah Token Unlock Selalu Membuat Harga Kripto Turun?

Salah satu kesalahpahaman yang cukup umum adalah anggapan bahwa setiap token unlock pasti menyebabkan harga aset kripto turun.

Faktanya, hubungan antara token unlock dan harga tidak sesederhana itu.

Secara teori, tambahan token yang tersedia dapat meningkatkan potensi pasokan di pasar. Apabila permintaan tidak berubah sementara suplai yang tersedia meningkat secara signifikan, kondisi tersebut dapat memberikan tekanan terhadap harga.

Baca juga  10 Koin Kripto Termurah 2026 Modal Receh Bisa Cuan

Namun, ada banyak faktor lain yang menentukan respons pasar.

Pertama adalah penerima token. Token yang diberikan kepada tim, investor, foundation, treasury, atau komunitas memiliki kemungkinan penggunaan yang berbeda.

Kedua adalah likuiditas pasar. Unlock dengan nilai besar mungkin memiliki dampak berbeda pada aset dengan likuiditas tinggi dibandingkan token yang memiliki volume perdagangan relatif kecil.

Ketiga adalah sentimen investor. Jika pasar sudah mengetahui jadwal unlock sejak jauh-jauh hari, sebagian dampaknya mungkin telah diperhitungkan dalam harga.

Keempat adalah kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Ketika pasar sedang bullish, tambahan suplai belum tentu menghasilkan tekanan harga yang signifikan. Sebaliknya, ketika sentimen sedang negatif, token unlock dapat menjadi faktor tambahan yang memperkuat tekanan jual.

Karena itu, token unlock lebih tepat digunakan sebagai indikator perubahan suplai, bukan sebagai alat untuk memastikan arah harga.

Cara Investor Memantau Token Unlock

Bagi investor atau trader yang ingin menggunakan data token unlock sebagai bagian dari analisis, terdapat beberapa hal yang dapat diperhatikan.

1. Periksa jumlah token yang akan dilepas

Jumlah token menjadi informasi dasar untuk melihat seberapa besar aset yang akan masuk ke status released supply.

Namun, jangan hanya melihat jumlah unit. Bandingkan juga angka tersebut dengan total supply dan circulating supply.

2. Perhatikan persentase terhadap suplai

Token unlock sebesar 100 juta token dapat terlihat besar, tetapi dampaknya akan berbeda jika total supply mencapai 100 miliar token.

Karena itu, persentase terhadap maximum supply atau released supply dapat memberikan konteks yang lebih baik.

3. Lihat nilai unlock dalam dolar

Estimasi nilai dolar membantu memberikan gambaran mengenai besarnya pelepasan dari perspektif pasar.

Dalam agenda minggu ini, misalnya, CRO memiliki nilai unlock jauh lebih besar dibandingkan ZTX meskipun jumlah unit ZTX yang dilepas mencapai ratusan juta.

4. Cari tahu penerima token

Investor juga sebaiknya melihat ke mana token tersebut dialokasikan.

Token untuk community fund, treasury, core team, investor, atau rewards dapat memiliki pola penggunaan yang berbeda sehingga potensi dampaknya terhadap pasar pun tidak selalu sama.

5. Periksa status data

Data token unlock dapat diperbarui. Karena itu, informasi dengan status seperti pending verification perlu diperlakukan secara hati-hati.

Starknet dan Connex dalam data yang digunakan untuk artikel ini masih memiliki status tersebut. Artinya, jadwal dan detail unlock dapat berubah apabila terjadi pembaruan.

Baca Juga: Rekomendasi Kripto 7 September 2026: BTC, SOL, XRP dan SUI

Token Unlock Minggu Ini: Mana yang Paling Menarik?

Jika dilihat dari nilai nominal, Cronos (CRO) menjadi token unlock paling besar dalam daftar 14-17 September 2026.

Sementara itu, Starknet (STRK) menarik perhatian karena jumlah token yang dibuka mencapai 127 juta unit dan unlock tersebut setara sekitar 3,48 persen dari released supply.

Connex (CONX) juga patut diperhatikan karena sekitar 93,89 persen dari total pasokannya telah dirilis sebelum jadwal unlock berikutnya.

Di sisi lain, ZTX memiliki jumlah token unlock yang besar secara unit, yakni lebih dari 206 juta token, tetapi nilai dolar pelepasannya relatif kecil.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa tidak ada satu metrik yang cukup untuk menilai dampak sebuah token unlock. Investor perlu melihat jumlah token, persentase suplai, nilai dolar, alokasi penerima, likuiditas, serta kondisi pasar secara bersamaan.

Kesimpulan

Agenda token unlock minggu ketiga September 2026 menghadirkan empat aset yang perlu dipantau, yaitu Starknet (STRK), Connex (CONX), ZTX, dan Cronos (CRO).

Starknet dan Connex dijadwalkan melakukan unlock pada 15 September, kemudian ZTX pada 16 September, dan Cronos pada 17 September 2026.

Dari sisi nilai nominal, Cronos menjadi token unlock terbesar dengan estimasi US$66,86 juta, melalui pelepasan sekitar 1,16 miliar CRO. Sementara itu, Starknet dijadwalkan membuka 127 juta STRK, Connex sekitar 1,32 juta CONX, dan ZTX sekitar 206,59 juta ZTX.

Meski demikian, investor perlu memahami bahwa token unlock tidak otomatis berarti tekanan jual atau penurunan harga. Token yang sudah unlock belum tentu langsung dijual. Dampaknya sangat bergantung pada penerima token, tujuan penggunaannya, likuiditas aset, sentimen investor, serta kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Selain itu, sebagian data yang digunakan masih memiliki status pending verification sehingga jadwal dan jumlah token dapat mengalami perubahan.

Oleh karena itu, token unlock sebaiknya dipandang sebagai salah satu indikator dalam analisis aset kripto, bukan sebagai satu-satunya dasar untuk mengambil keputusan investasi.

Dengan memantau jadwal unlock, struktur tokenomics, distribusi token, dan kondisi pasar secara bersamaan, pelaku pasar dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi perubahan suplai suatu aset digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *