Koin Tech – Pasar aset kripto memasuki pekan kedua April 2026 dengan kondisi yang cukup menantang. Nilai token yang akan dilepas ke pasar dalam beberapa hari ke depan diperkirakan mencapai lebih dari $899 juta atau setara dengan triliunan rupiah. Dikutip dari Tempo.
Tiga proyek utama yang menjadi perhatian adalah Aptos, Babylon, dan Linea. Ketiganya memiliki jadwal unlock besar yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga di pasar. Kenaikan suplai ini sering kali menjadi pemicu fluktuasi harga, terutama jika token yang baru dibuka langsung dilepas ke pasar.
Gelombang Token Unlock Bernilai Tinggi
Data terbaru menunjukkan bahwa periode ini menjadi salah satu momen dengan total unlock terbesar di bulan April. Token yang sebelumnya terkunci untuk tim pengembang, investor awal, maupun program ekosistem kini mulai beredar.
Dalam kondisi pasar kripto yang sensitif terhadap perubahan suplai, situasi seperti ini kerap menimbulkan pergerakan harga yang signifikan, baik naik maupun turun.
Aptos (APT) Lepas Lebih dari 11 Juta Token

Proyek Aptos dijadwalkan melakukan unlock pada 12 April 2026 dengan total 11,31 juta token APT, senilai sekitar $9,65 juta. Pembagian token tersebut meliputi:
- 3,96 juta APT untuk kontributor inti
- 3,21 juta APT untuk komunitas
- 2,81 juta APT untuk investor
- 1,33 juta APT untuk foundation
Jumlah tersebut hanya sekitar 0,68% dari total suplai beredar, sehingga dampaknya relatif terbatas. Namun, bagian yang dialokasikan untuk investor tetap menjadi perhatian karena berpotensi menambah tekanan jual di pasar.
Babylon (BABY) Jadi Sorotan Utama dengan Unlock Besar

Berbeda dengan Aptos, Babylon akan melepas jumlah token yang jauh lebih besar. Pada 10 April 2026, sebanyak 612,5 juta BABY akan dibuka dengan nilai sekitar $7,56 juta.
Total ini mencakup hampir 37,77% dari suplai yang sudah beredar, menjadikannya salah satu unlock paling signifikan dalam periode ini. Rincian distribusi:
- 381,25 juta token untuk investor private
- 187,5 juta token untuk tim
- 43,75 juta token untuk advisor
Dominasi alokasi ke investor awal meningkatkan kemungkinan aksi ambil untung, yang dapat menekan harga dalam jangka pendek.
Baca juga : 5 Toker RWA Paling Panas, Chainlink Salah Satunya
Linea (LINEA) Tambah Miliar Token ke Pasar

Proyek Linea juga turut melakukan unlock pada 10 April 2026 dengan total 1,38 miliar token, senilai sekitar $4,68 juta. Distribusinya meliputi:
- 600,08 juta token untuk kebutuhan jangka panjang
- 480,07 juta token untuk pengembangan ekosistem
- 300,04 juta token untuk airdrop
Dengan tambahan sekitar 5,32% dari suplai beredar, dampaknya bisa memengaruhi dinamika harga, meskipun tidak semua token langsung dijual ke pasar.
Token Lain yang Juga Ikut Unlock
Selain tiga proyek utama tersebut, beberapa token lain juga dijadwalkan mengalami unlock dalam waktu yang sama, di antaranya:
- RedStone
- BounceBit
- Movement
Kombinasi beberapa unlock dalam satu periode berpotensi meningkatkan tekanan pasar, terutama jika sentimen investor sedang melemah.
Dampak ke Pasar: Volatilitas Meningkat
Token unlock tidak selalu berdampak negatif, namun secara historis sering menjadi pemicu volatilitas. Ketika suplai bertambah, harga bisa tertekan jika banyak investor memutuskan untuk menjual aset mereka.
Namun, dalam beberapa kondisi, pasar mampu menyerap tambahan suplai jika permintaan tetap kuat. Bahkan, harga bisa tetap stabil atau naik apabila sentimen pasar mendukung.
Dengan nilai unlock mendekati $1 miliar, pelaku pasar biasanya akan lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan jangka pendek.
Kesimpulan
Pekan kedua April 2026 menjadi periode penting bagi pasar kripto dengan adanya gelombang token unlock besar dari Aptos, Babylon, dan Linea. Total suplai baru yang masuk hampir mencapai $900 juta, sehingga potensi volatilitas sulit dihindari.
Babylon menjadi perhatian utama karena besarnya proporsi token yang dilepas, sementara Aptos dan Linea turut memberikan tambahan tekanan dari sisi suplai.
Pergerakan harga ke depan akan sangat bergantung pada keseimbangan antara tekanan jual dan kekuatan permintaan di pasar.
Leave a Reply